Padang Pariaman kembali menjadi pusat perhatian! Suasana di Posko Yayasan Arisal Aziz Foundation, Kampung Dalam, memanas penuh semangat saat , anggota DPR RI Komisi XIII dari Fraksi PAN sekaligus Ketua DPW PAN Sumatera Barat, menggelar kegiatan reses 4 pilar bersama pengurus dan anggota Syarikat Islam Sumatera Barat.
Bukan sekadar agenda formal, pertemuan ini berubah menjadi panggung terbuka bagi suara rakyat. Dialog berlangsung hidup, tajam, dan penuh energi. Aspirasi masyarakat disampaikan tanpa sekat—langsung ke hadapan wakil rakyat.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya yang mewakili Ketua PW Syarikat Islam Sumatera Barat, , , serta .
Dalam sambutannya, Dra. Marsenany MM menyampaikan kesan mendalam terhadap sosok Arisal Aziz.
“Saya sudah banyak mengenal anggota DPR, tapi beliau ini berbeda. Ketulusannya membantu masyarakat benar-benar terasa, bahkan saya sendiri pernah merasakan bantuannya di luar dugaan,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa Syarikat Islam terus bergerak dalam bidang dakwah ekonomi dan pendidikan, sejalan dengan semangat pemberdayaan umat. Sementara itu, Ketua Laznas Dr. Fakhri Zaki secara tegas mengajukan permohonan bantuan kendaraan operasional roda empat untuk mendukung aktivitas lembaga zakat tersebut.
Tak hanya itu, mahasiswa yang tergabung dalam SEMMI turut menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan potensi kelapa muda di daerah sebagai sumber ekonomi baru.
Dan momen yang paling ditunggu pun tiba.
Dengan penuh ketenangan, Arisal Aziz menjawab:
“Alhamdulillah, saya cek dulu. Kalau ada kendaraan di kantor yang tidak terpakai, akan saya berikan untuk Laznas.”
Jawaban tersebut langsung disambut riuh tepuk tangan hadirin—sebuah sinyal nyata bahwa aspirasi rakyat didengar dan direspons.
Tak berhenti di situ, gagasan besar lainnya juga mengemuka. Ketua Syarikat Islam Padang Pariaman Bay Kati AMd mengusulkan pendirian Taman Kanak-Kanak Syarikat Islam di 17 kecamatan, sebagai langkah strategis membangun generasi sejak usia dini. Arisal Aziz pun menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh program tersebut.
Lebih jauh, rencana besar turut diumumkan: pengembangan SI Mart melalui koperasi mandiri Syarikat Islam di seluruh Sumatera Barat—sebuah gerakan ekonomi umat yang digadang-gadang akan menjadi kekuatan baru di daerah.
Dari pendidikan, ekonomi hingga pemberdayaan umat—semua dirangkai dalam satu momentum bersejarah.
Pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa ketika tokoh, organisasi, dan wakil rakyat duduk bersama, harapan bukan lagi sekadar wacana—melainkan langkah nyata menuju perubahan.
Akankah ini menjadi titik balik kebangkitan ekonomi dan pendidikan umat di Sumatera Barat?
Semua mata kini tertuju pada langkah berikutnya dari Arisal Aziz dan Syarikat Islam.






