BUKITTINGGI, 27 AGUSTUS 2026 — Nazri Adlani berhasil terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kota Bukittinggi. Terpilihnya Nazri Adlani menjadi hasil dari proses musyawarah organisasi yang mengedepankan semangat persatuan, kebersamaan, dan keberlanjutan perjuangan mahasiswa Islam di Kota Bukittinggi.
Dalam proses pemilihan tersebut, Nazri Adlani memperoleh dukungan penuh dari peserta musyawarah sehingga ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Umum SEMMI Kota Bukittinggi untuk periode kepengurusan mendatang.
Terpilihnya Nazri Adlani diharapkan dapat membawa SEMMI Kota Bukittinggi semakin aktif dalam menjalankan fungsi organisasi, khususnya dalam pengembangan kapasitas kader, penguatan intelektualitas mahasiswa, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat Kota Bukittinggi.
Nazri Adlani menyampaikan komitmennya untuk menjadikan SEMMI Kota Bukittinggi sebagai organisasi yang solid, progresif, dan mampu menjadi wadah perjuangan mahasiswa dalam menyikapi berbagai persoalan kebangsaan maupun daerah.
“Kepercayaan ini merupakan amanah yang harus saya jalankan bersama seluruh kader. Saya berharap SEMMI Kota Bukittinggi ke depan semakin solid, mampu melahirkan kader-kader yang berkualitas, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah,” ujar Nazri Adlani.
Ia juga mengajak seluruh kader SEMMI Kota Bukittinggi untuk mengesampingkan perbedaan dan bersama-sama membangun organisasi dengan semangat kolektif.
“Tidak ada lagi kelompok-kelompok setelah proses pemilihan ini. Yang ada adalah satu SEMMI Kota Bukittinggi. Mari kita satukan langkah dan pikiran untuk membesarkan organisasi serta memberikan manfaat yang lebih luas,” tambahnya.
Dengan terpilihnya Nazri Adlani secara aklamasi, SEMMI Kota Bukittinggi memasuki babak baru kepemimpinan dengan harapan mampu memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kualitas kaderisasi, dan memperluas kontribusi mahasiswa dalam pembangunan Kota Bukittinggi.
SEMMI Berjaya, Mahasiswa Berdaya, Indonesia Jaya.






