0-3248x1440-0-0-{}-0-24#
BUKITTINGGI – Menjadi seorang pemimpin bukan sekadar memegang jabatan, melainkan sebuah amanah besar yang menuntut kehadiran hati, ketajaman mata, dan keluwesan tangan. Hal inilah yang menjadi penekanan utama dari tokoh masyarakat dan Ketua Syarikat Islam, Tuanku Rismaidi, dalam memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS).
Tuanku Rismaidi menyatakan keyakinan bulatnya bahwa Camat MKS yang baru, Fachrul Razi Dt. Perpatiah, adalah sosok pamong muda yang sangat potensial.
“Saya percaya bahwa beliau adalah sosok yang tepat. Didukung oleh statusnya sebagai Ninik Mamak dan bergelar Datuak, beliau memiliki modal dasar kepemimpinan yang arif dan bijaksana,” ujar Tuangku Rismaidi.
Menurutnya, menjadi pemimpin di tingkat kecamatan membutuhkan keseimbangan antara kemampuan teknis pemerintahan dan kepekaan sosial. Fachrul Razi dinilai mampu menjalankan tugas administrasi dengan rapi, sekaligus mengemban tugas pembantuan dari Pemerintah Kota dengan optimal, bergerak selaras bersama Forkopimda dan para Lurah.
Dalam pesannya yang sangat mendalam dan penuh makna, Tuangku Rismaidi memberikan wejangan abadi tentang hakikat menjadi seorang Pamong.
“Pamong yang bijaksana harus tahu seluruh kejadian di wilayahnya, baik itu masalah maupun kebutuhan masyarakat. Ia harus mampu mengkoordinir dan menyelesaikan persoalan, serta mampu melibatkan seluruh unsur dalam pembangunan,” tegasnya.

“IBARATNYA, JIKA ADA RANTING YANG PATAH ATAU DAUN YANG JATUH SAJA DI WILAYAHNYA, PAMONG YANG BAIK HARUS TAHU.”
Pesan ini menjadi cerminan bahwa seorang Camat harus memiliki mata yang tajam dan hati yang peka, tidak boleh ada satu pun hal yang terjadi di wilayahnya yang luput dari perhatian. Dan Tuangku Rismaidi menegaskan, “Saya yakin Saudara Fachrul Razi Dt. Perpatiah sudah memenuhi unsur ini.”
Tuangku Rismaidi juga tidak melupakan jasa masa lalu. Ia memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Camat sebelumnya, Bapak Syukri Naldi, yang dinilai telah banyak berbuat dan meninggalkan jejak kemajuan selama mengemban amanah di MKS.
Lebih dari itu, Kecamatan MKS memiliki tempat khusus di hati Tuangku Rismaidi. Wilayah ini adalah tempat pertama kali ia mengabdikan diri sebagai ASN pada tahun 1986 hingga 1990.
“MKS punya kenangan tersendiri bagi saya. Saya paham betul, masyarakat MKS memiliki partisipasi yang luar biasa. Selama pemerintah membawa serta baiyo batido (bersama-sama mengerjakan), pembangunan pasti akan berjalan lancar dan gemilang,” kenangnya dengan bangga.
Di akhir pesannya, Tuangku Rismaidi menyampaikan salam hangat.
“Selamat bertugas kepada pejabat baru, semoga membawa berkah dan kemajuan. Terima kasih yang tak terhingga kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya.”
Semoga estafet kepemimpinan di Kecamatan MKS terus berjalan dengan semangat kebersamaan, kearifan lokal, dan visi yang jelas demi kesejahteraan masyarakat.
(MY)






