
BUKITTINGGI – Bagi Tuangku Rismaidi, ketua Syarikat IsIam Bukittinggi, menjadi tamu Allah adalah anugerah terindah yang hanya diberikan kepada hamba-hamba pilihan. Dalam suasana haru yang menyelimuti hati, Ketua Syarikat Islam, ketika Tuanku Rismaidi, melepas keberangkatan Bendahara Syarikat Islam (Feri) beserta keluarga dan handai taulan yang akan menunaikan ibadah suci Haji.
Di tengah lambaian tangan dan derai air mata yang tak terbendung dan bukan hanya rasa perpisahan yang terasa, melainkan getaran spiritual yang mendalam.
Air mata itu jatuh sebagai bukti ketulusan dan kekhusyukan doa yang melangit memohon keselamatan dan keberkahan
“Naik Haji bukan sekadar untuk mencari status, pangkat, atau kehormatan di hadapan manusia. Yang utama dan yang paling hakiki adalah bagaimana kita dinilai di hadapan Allah SWT.” ungkap Tuangku Rismaidi penuh haru
Menurutnya, ibadah Haji memiliki dimensi yang sangat luas. Bukan hanya ritual fisik berupa berjalan dan berdiri, melainkan sebuah proses penyucian jiwa yang menyentuh seluruh aspek kehidupan kehidupan maupun hubungan hamba dengan Penciptanya.

“Seorang calon jemaah haji harus memenuhi segala unsur, maksud, dan tujuan dari ibadah ini. Haji yang sejati adalah yang mampu membawa perubahan dalam sikap, perilaku, dan akhlak.” tuturnya
Ia juga menambahkan, menjadikan pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat, menjaga silaturahmi, dan menebar kasih sayang, sebagaimana tuntunan agama yang luhur.
Lebih jauh, Tuanku Rismaidi mengingatkan agar setiap langkah di tanah suci nanti senantiasa diisi dengan niat yang lurus.
– Maksud Haji adalah untuk memenuhi seruan Ilahi dan mengokohkan keimanan.
– Tujuan Haji adalah untuk mendapatkan ampunan yang luas dan kembali ke fitrah suci.
– Makna Haji adalah persaudaraan universal dan kerendahan hati di hadapan Sang Khalik.

“Jadikanlah perjalanan ini sebagai momen untuk memutuskan segala ikatan hedonisme yang membelenggu, dan kembali membawa hati yang bersih, tenang, dan penuh berkah. Haji mabrurlah yang kita dambakan, bukan sekadar gelar yang tertera di nama,” tegasnya.
Di penghujung amanat, di tengah suasana yang masih haru, Tuanku Rismaidi memanjatkan juga doa dan menyampaikan salam perpisahan yang menyentuh kepada bendahara syarikat IsIam Bukittinggi beserta calon jemaah lainnya.
“Selamat menunaikan ibadah suci, wahai tamu-tamu Allah. Semoga perjalanan kalian diberi kemudahan, kesehatan, dan keselamatan dari awal hingga akhir. Semoga Allah menerima segala amal ibadah, mengabulkan setiap hajat, dan mengembalikan kalian ke pangkuan keluarga dengan status Haji dan Hajjah yang Mabrur.”

“Pergilah dengan hati yang ikhlas, kembalilah dengan jiwa yang suci. Air mata perpisahan ini adalah saksi cinta dan doa kami yang setulus-tulusnya. Hatur doa restu kami iringi langkah kalian menuju Baitullah.”
Semoga keberkahan dari perjalanan suci ini senantiasa menyertai keluarga besar Syarikat Islam dan seluruh umat manusia. Aamiin Ya Rabbal Alamin.
(MY)






