Kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Syarikat Islam Sumatera Barat (Sumbar) masa jihad 2023-2028, yang dinakhodai Mukhlis Mansyur, resmi dilantik oleh Presiden Syarikat Islam Hamdan Zoelva, Senin (13/11) di Hotel Mercure, Padang.
Pelantikan kepengurusan baru itu diharapkan menjadi momentum menggerakkan semangat dakwah dan ekonomi umat. Dalam kesempatan itu, Presiden Syarikat Islam Hamdan Zoelva mengatakan, Syarikat Islam hadir berawal dengan kehadiran Sarekat Dagang Islam, ditujukan untuk meningkatkan harkat dan martabat kaum pribumi.
“Berawal dari peningkatan ekonomi, kemudian politik, pendidikan, agama. Dari Syarikat Islam lahir gerakan-gerakan Islam untuk perjuangan,” kata Hamdan. Ia mengungkapkan, dilantiknya kepengurusan DPW Syarikat Islam Sumbar saat ini, diharapkan menjadi momentum menggerakkan semangat dakwah dan ekonomi.
Sementara itu, Ketua DPW Syarikat Islam Provinsi Sumbar Mukhlis Mansyur menyebut, kehadiran Syarikat Islam di Sumbar menjadi momentum penting. Apalagi sejalan dengan kondisi bangsa yang saat ini sedang tidak baik-baik saja.
“Syarikat Islam akan tegak lurus pada nilai-nilai kebenaran, sejalan dengan cita-cita luhur saat organisasi ini dibangun jauh sebelum merdeka,” kata Mukhlis Mansyur. Dilantiknya pengurus saat ini, kata Mukhlis Mansyur, sekaligus menjadi momentum mambangkik batang terandam.
Di Sumbar, organisasi ini sudah vakum sejak 1973. “Padahal diawal kehadiran, sangat banyak tokoh-tokoh asal Minangkabau yang berkiprah,” kata Mukhlis Mansyur. Mukhlis Mansyur menyebutkan, diantara fokus perjuangan yang akan dilakukan adalah mengembalikan kedaulatan ekonomi.
Dikatakan oleh Mukhlis Mansyur, menggerakkan dakwah dan membangkitkan ekonomi umat, langkah tersebut menjadi impian bagi tokoh-tokoh pendiri bangsa, khususnya saat mendirikan Sarekat Dagang Islam yang kemudian menjadi Syarikat Islam.
“Impiannya mengembangkan ekonomi umat. Ketika didirikan, cita-citanya memperjuangkan pedagang pribumi bisa sejajar dengan pedagang asing saat itu. Kini hal tersebut tetap menjadi komitmen, dakwah dan ekonomi,” kata Munkhlis Mansur.
Mukhlis Mansur menyebutkan, menggerakkan ekonomi umat dalam bentuk usaha sangatlah penting. Kebutuhan hidup yang semakin tinggi, lapangan pekerjaan yang semakin sempit, perlu disikapi dengan langkah-langkah stragis, jika tidak, maka perekonomian anak bangsa tetap akan terpuruk.
“Langkah untuk mensejahterakan masyarakat tentu dengan pendidikan dan menggerakkan ekonomi, upaya tersebut akan menjadi target utama bagi Syarikat Islam Sumbar,” pungkasnya






