AGAM – Di tengah suasana kekeluargaan yang hangat dan diliputi rasa syukur yang mendalam, Jorong Hulu Banda, Nagari Malalak Barat, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kembali disapa dengan semangat kepedulian dan kebersamaan. Sebuah momen penuh makna tercipta di Perumahan Presiden Mutiara, saat Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) secara resmi menyerahkan bantuan berupa peralatan ibadah untuk Mushala Nurul Bilad. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai kemanusiaan dan ajaran agama senantiasa menjadi pengikat kuat persaudaraan di tengah masyarakat.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua LAMI, Rismawati. Dengan penuh ketulusan, ia menyerahkan sejumlah perlengkapan ibadah yang sangat dibutuhkan, mulai dari sarung, mukenah, hingga beragam perlengkapan dan peralatan penunjang kegiatan keagamaan lainnya. Langkah mulia ini bukan sekadar pemberian materi, melainkan sebuah fasilitasi yang diniatkan demi menjunjung tinggi nilai-nilai sosial kemasyarakatan, dan yang paling utama, sebagai wujud pengamalan ajaran agama yang menitipkan pesan untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan.
“Bantuan ini kami fasilitasi dan serahkan semata-mata didasari rasa tanggung jawab sosial dan panggilan hati untuk berbuat kebaikan. LAMI hadir bukan untuk membedakan, melainkan untuk merajut kasih, mempererat tali persaudaraan, dan memastikan rumah-rumah ibadah senantiasa lengkap fasilitasnya, nyaman digunakan, dan menjadi pusat cahaya bagi warga sekitar. Ini adalah kewajiban kita bersama sebagai hamba Allah yang saling menyayangi sesama makhluk,” ujar Rismawati di hadapan para hadirin, dengan nada suara yang penuh keikhlasan.
Suasana haru dan kegembiraan begitu terasa menyelimuti acara tersebut. Syahrial Labai Bandaro, selaku pengurus Mushala Nurul Bilad, menerima bantuan ini dengan tangan terbuka dan hati yang penuh syukur. Bersama jajaran pengurus mushala, anggota LAMI, Ninik Mamak, serta tokoh pemuda setempat yang diwakili oleh Eril, ia mengungkapkan rasa terima kasih yang tak terhingga atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.
“Tiada kata yang paling indah selain ucapan terima kasih dan puji syukur ke hadirat Allah SWT. Kehadiran LAMI dan Ibu Rahmawati membawa kebahagiaan yang luar biasa bagi kami semua. Peralatan yang diserahkan ini akan sangat bermanfaat, akan segera kami manfaatkan untuk melengkapi kebutuhan tempat ibadah kami, agar jamaah bisa beribadah dengan lebih khusyuk, tenang, dan lengkap. Ini adalah anugerah dan dukungan besar bagi kami warga Jorong Hulu Banda,” ungkap Syahrial Labai Bandaro dengan mata berbinar bahagia.
Momen berharga ini berlangsung sakral namun akrab, disaksikan langsung oleh para Ninik Mamak yang turut hadir memberikan restu, para pemuda setempat yang dikomandoi Eril, serta masyarakat sekitar yang antusias menyaksikan kebersamaan ini. Bagi warga, kegiatan ini bukan sekadar serah terima barang, melainkan cerminan nyata dari keindahan hidup bertetangga dan bermasyarakat. Di mana nilai agama menjadi landasan, dan nilai sosial menjadi jembatan yang menyatukan hati setiap warga, tua maupun muda.
Rismawati menegaskan kembali bahwa langkah ini adalah awal dari banyak kepedulian yang akan terus digaungkan. Menurutnya, membantu melengkapi sarana ibadah sama artinya dengan membantu memuliakan tempat Allah dan memudahkan umat dalam beribadah. Hal ini sejalan dengan cita-cita luhur LAMI untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, menjadi pendengar aspirasi, sekaligus penggerak kebaikan di setiap sudut nagari.
“Kebahagiaan kami bukan saat memberikan bantuan ini, melainkan saat melihat mushala ini ramai, melihat jamaah yang berdatangan, dan melihat nilai-nilai agama semakin tumbuh subur di sini. Semoga apa yang kami berikan menjadi amal jariyah yang pahalanya tak terputus, dan menjadi berkah yang melimpah untuk seluruh warga Malalak Barat,” tambah Rismawati mengakhiri sambutannya.
Di penghujung acara, suasana kian hangat dengan doa bersama yang dipanjatkan demi keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bersama. Di Jorong Hulu Banda ini, terbukti sekali lagi: persatuan yang dibangun di atas iman dan kasih sayang akan selalu berdiri kokoh, dan kebaikan yang ditanam akan senantiasa tumbuh menjadi pohon besar yang meneduhkan seluruh warga di bawah naungan nagari yang damai dan religius.
Mushola tersebut hingga hari ini masih masih mencari uluran tangan sang darmawan dana untuk medukung kegiatan rehab sehingga jemaah dapat beribadah dengan tenang.
(MY)






