PASAMAN BARAT – Memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat, Serikat Islam (SI) dan Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) membangun sinergi erat dengan Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat. Kerja sama ini diwujudkan dalam aksi nyata penyaluran bantuan bagi warga terdampak tanah longsor di kawasan Air Hangat, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Sabtu (27/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu sore ini melibatkan koordinasi langsung dengan Kalaksa BPBD Pasaman Barat. Langkah kolaboratif ini diambil agar pemetaan warga yang paling membutuhkan dapat dilakukan secara akurat, sehingga bantuan tidak tumpang tindih dan benar-benar menyasar warga yang paling terdampak.
Kalaksa BPBD Pasaman Barat menyambut baik inisiatif Serikat Islam dan SEMMI. Pihaknya menyatakan bahwa dukungan dari organisasi kemasyarakatan dan mahasiswa sangat membantu percepatan penanganan pascabencana, terutama dalam distribusi bantuan di area yang terdampak.
Dalam aksi tersebut, tim gabungan menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan pakaian layak pakai. Sebagian bantuan ini juga merupakan hasil penggalangan donasi SEMMI sebagai bentuk solidaritas terhadap warga yang terdampak bencana.
“Hari ini, Sabtu 27 Desember, kami turun langsung bersama Semmi. Fokus utama kami adalah memastikan setiap paket sembako dan pakaian yang terkumpul tersalurkan secara tepat sasaran. Kami ingin memastikan tidak ada warga terdampak yang terlewatkan,” ungkap Y.Rahma Sinta Ketua Serikat Islam Pasaman Barat.
Bersamaan dengan momentum aksi kemanusiaan tersebut, keluarga besar Serikat Islam dan SEMMI juga turut menyampaikan ucapan terima kasih dan sukses kepada Kalaksa Pasaman Barat. Ucapan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kepemimpinan beliau dalam menjalankan tugas di wilayah Pasaman Barat.
Sinergi lintas instansi ini diharapkan terus terjaga, baik dalam misi kemanusiaan maupun dalam mendukung kondusifitas serta pembangunan daerah.
Melalui gerakan ini, Serikat Islam, SEMMI, dan BPBD berharap beban psikologis dan ekonomi warga dapat sedikit teringankan. Aksi ini juga menjadi pengingat akan pentingnya gotong royong antara pemerintah, organisasi mahasiswa, dan lembaga keagamaan dalam menghadapi situasi darurat bencana.
*(Admin SI)*






