0-3248x1440-0-0-{}-0-24#
BUKITTINGGI – Kepercayaan besar kembali dititipkan kepada Tengku Rafli untuk memimpin langkah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kota Bukittinggi. Melalui proses Musyawarah Cabang (MusCab) yang berlangsung demokratis, penuh hikmah, dan kematangan berorganisasi pada Ahad, 26 April 2026, Tengku Rafli resmi ditetapkan sebagai Ketua untuk Periode Kedua.
Kemenangan dan kepercayaan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bukti nyata pengakuan seluruh kader akan dedikasi, kepemimpinan, dan visi yang telah dibangun sebelumnya. Dengan semangat tema besar “Asta Cita untuk Bukittinggi Emas”, organisasi ini siap melangkah lebih jauh, lebih kokoh, dan lebih berkarakter.
Organisasi Bukan Ikut-ikutan, Melainkan Pengabdian Sejati
Dalam suasana yang khidmat, acara ini diperkaya dengan wejangan mendalam dari para tokoh, khususnya dari Ketua Syarikat Islam Bukittinggi, Tuangku Rismaidi. Dalam nasihatnya yang penuh makna, ia menekankan hakikat keberadaan kader dalam organisasi.

“Masuk organisasi bukan ikut-ikutan,” tegas Tuangku Rismaidi.
Pernyataan ini menjadi pondasi penting mengapa kepemimpinan Tengku Rafli dipercaya kembali. Ia membuktikan bahwa menjadi pemimpin bukan sekadar memegang jabatan, melainkan memahami seluk-beluk organisasi, sejarah perjuangan, dan nilai-nilai luhur yang diusung. Tuangku Rismaidi mengingatkan, gelar akademis setinggi apa pun belum tentu menjamin eksistensi, namun pemahaman yang utuh dan jiwa pengabdianlah yang membuat organisasi mampu bertahan (survive) dan terus berkarya.
“Jangan setengah-setengah, pahami dengan seluas-luasnya. Jadilah pribadi yang mungkin tidak selalu ‘tenar’, namun dikenal luas dan menjadi kontrol sosial yang positif,” pesannya.
Gaya Kepemimpinan: Demokratis dan Egaliter
Kesuksesan proses pemilihan hingga terpilihnya kembali Tengku Rafli secara demokratis sejalan dengan pesan para sesepuh agar menjauhi sikap otoriter dan menanamkan sikap egaliter atau demokratis. Kepemimpinan yang terbuka, menghargai perbedaan, dan mau mendengar aspirasi adalah kunci kekuatan organisasi.

Seperti pesan bijak yang disampaikan, “Tidak perlu menjadi orang yang hebat untuk mencapai tujuan, asalkan tujuan itu jelas dan tercapai bersama.” Tengku Rafli dan jajarannya membuktikan bahwa dengan kesatuan visi dan semangat kekeluargaan, segala tantangan dapat dilampaui.
Hadirnya dukungan dari berbagai elemen, mulai dari perwakilan daerah seperti Najri Aceh dan Jun Sibolga, hingga tokoh lokal seperti Malik dan Aulia, menunjukkan bahwa SEMMI di bawah kepemimpinan Tengku Rafli memiliki akar yang kuat dan jaringan yang luas.
Masa Depan Cerah Bukittinggi Emas
Dengan mandat periode kedua ini, beban tanggung jawab semakin besar, namun semangat semakin membara. Tengku Rafli didampingi oleh Ketua Panitia Malikul Mulki serta seluruh pengurus baru hasil revitalisasi, siap mengimplementasikan program kerja.
Mereka berkomitmen untuk memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin, memperbanyak wawasan melalui narasumber kompeten, namun tetap berpegang pada prinsip moral dan agama.
Semoga kepemimpinan ini membawa berkah, kemajuan, dan semakin mengukuhkan eksistensi SEMMI sebagai wadah pembentuk pemimpin bangsa yang tangguh, cerdas, dan berakhlak mulia demi terwujudnya Bukittinggi Emas.
(MY)






