Padang, Minggu (21/4/2024) — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menghadiri kegiatan Halal Bihalal Gerakan Syarikat Islam (SI) yang digelar di Masjid Al Hakim Padang. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Sumbar dengan organisasi kemasyarakatan, sekaligus menguatkan komitmen bersama dalam pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Mahyeldi berharap kehadiran Gerakan SI dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Sumbar di berbagai bidang, khususnya keagamaan, sosial, dan ekonomi.
“Kita berharap SI mampu melahirkan tokoh-tokoh yang mengharumkan nama Sumbar. Melalui halal bihalal ini, kita bisa menjalin kebersamaan antara Pemerintah Sumbar dan ormas. Dengan kebersamaan itu, insya Allah Sumbar akan lebih maju,” ujar Mahyeldi.
Sementara itu, Ketua DPW SI Sumbar, Kombes Pol. (Purn.) Mukhlis Mansyur, SIK., menegaskan bahwa SI hadir untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Ia menyampaikan komitmen SI dalam membangun ekonomi umat melalui pembinaan UMKM bekerja sama dengan Permodalan Nasional Madani (PNM).
Mukhlis juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumbar atas dukungan sehingga SI dapat segera terdaftar sebagai ormas resmi.
“Alhamdulillah, tidak sampai satu bulan, organisasi kita sudah terdaftar di Kesbangpol. Terima kasih atas respon positif Pemprov dan masyarakat Sumbar,” ungkapnya.
Mukhlis menambahkan, SI berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan seluruh pihak, baik formal maupun non-formal. Menurutnya, dukungan tokoh masyarakat dan ulama telah membuat SI semakin diterima dan meningkatkan semangat perjuangannya.
Gerakan SI, lanjut Mukhlis, juga akan tetap konsisten dalam melawan segala bentuk kezaliman dan ketidakadilan, serta menjaga sikap kritis terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.
Dalam jangka pendek, SI akan fokus melakukan sosialisasi ke tengah masyarakat agar semakin dikenal dan dipercaya sebagai wadah perjuangan umat.
Acara halal bihalal ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, ulama, serta para pengurus SI dari berbagai daerah di Sumbar, menandai semangat baru Gerakan SI untuk lebih berperan aktif dalam pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat. (red )






