BUKITTINGGI, SUMBAR – 16 Februari 2026 – Tuanku Rismaidi, salah satu tokoh penggagas lahirnya BPR Jam Gadang yang pada masa pendirian menjabat sebagai Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kota Bukittinggi, dipercaya memimpin sebagai Ketua Tim Pendirian BPR Syariah Jam Gadang. Kini, lembaga keuangan berbasis prinsip syariah yang berakar di Bukittinggi, Sumatera Barat, mencatatkan perkembangan yang mengesankan dan baru saja meraih penghargaan TOP BUMD Awards 2025 sebagai apresiasi atas kinerja unggul yang telah dicapainya.
Gagasan pendirian BPR Syariah Jam Gadang lahir dari semangat para Ninik Mamak dan masyarakat Kurai Limo Jorong untuk mengangkat kesejahteraan anak nagari melalui wadah keuangan yang sesuai dengan nilai-nilai lokal dan prinsip syariah. Perjalanan pendiriannya melibatkan tiga pilar utama: para Ninik Mamak sebagai pelopor, Pemerintah Kota Bukittinggi yang mengusulkan bentuk bank perkreditan rakyat, serta Bank Nagari yang memberikan bantuan teknis dan modal awal untuk menggerakkan operasional.
Sejak berdiri pada tahun 2006, bank rakyat ini kini telah menjadi tulang punggung penguatan ekonomi daerah. Gagasan pendiriannya lahir dari semangat para Ninik Mamak dan masyarakat Kurai Limo Jorong untuk mengangkat kesejahteraan anak nagari melalui wadah keuangan yang sesuai dengan nilai-nilai lokal dan prinsip syariah. Perjalanan pendiriannya melibatkan tiga pilar utama: para Ninik Mamak sebagai pelopor, Pemerintah Kota Bukittinggi yang mengusulkan bentuk bank perkreditan rakyat, serta Bank Nagari yang memberikan bantuan teknis dan modal awal untuk menggerakkan operasional.
Menurut Tuanku Rismaidi, visi awal yang diemban adalah membangun lembaga keuangan rakyat syariah yang kompetitif dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi masyarakat setempat. Lembaga ini resmi menjalankan operasional pada 14 September 2006 dengan modal awal sebesar Rp500 juta. Dalam rentang waktu hampir dua dekade, pertumbuhan yang diraih sangat mencolok.
Saat ini, aset BPR Syariah Jam Gadang telah melonjak hingga Rp160 miliar, dengan jumlah nasabah yang mencapai 22 ribu jiwa yang tersebar di berbagai wilayah sekitar Kota Bukittinggi. Kinerja unggul yang ditunjukkan tidak hanya terlihat dari lonjakan aset dan jumlah nasabah, melainkan juga dari perannya yang strategis dalam mendukung ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta menggerakkan aktivitas ekonomi lokal.
Penghargaan TOP BUMD Awards 2025 yang diterima menjadi bukti bahwa upaya membangun lembaga keuangan berbasis masyarakat ini telah diakui secara luas hingga tingkat nasional. Dalam pernyataannya, Tuanku Rismaidi menegaskan bahwa kemajuan BPR Syariah Jam Gadang tidak tercapai sendirian, melainkan berkat dukungan sinergis dari berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, elemen masyarakat, hingga seluruh mitra kerja.
“Kami akan terus konsisten memperkuat peran sebagai lembaga keuangan yang memberdayakan ekonomi rakyat dan tetap berpegang teguh pada prinsip syariah yang menjadi landasan utama pendirian kami,” tegasnya.
(MY)






