Bukittinggi – Syarikat Islam Kota Bukittinggi menggelar konsolidasi terbatas dan silaturahmi pada Minggu (15/1/2023). Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Nomor 001/DPC-SI-BKT/B/I/2023 dan sehubungan dengan terbitnya Surat Keputusan Pimpinan Pusat/Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Nomor 72/SKEP/LTSI/MTSI-41/I/2023 tentang Caretaker Dewan Pimpinan Cabang Syarikat Islam Kota Bukittinggi Masa Jihad 2023–2025.
Acara berlangsung dihadiri Ketua Dewan Cabang Syarikat Islam Kota Bukittinggi Dr. H. Eviandi, S.H., M.Hum, M.M., Sekretaris DPC Suharnel Dt. Basa, SE, MM., Ketua Harian Dr.(Cand) Riyan Permana Putra, S.H., M.H., dan Ketua Dewan Pengurus Cabang Drs. Rismaidi, S.H.
Rangkaian acara meliputi pembukaan, penjelasan AD/ART, sambutan pimpinan, pengarahan DPP, diskusi dan tanya jawab, rumusan rapat, serta penutup.
Dalam sambutannya, Ketua DPC Syarikat Islam Kota Bukittinggi Drs. Rismaidi, S.H. (Tuanku Rismaidi) menegaskan bahwa Syarikat Islam saat ini adalah murni organisasi kemasyarakatan. “Dalam perjalanan panjang organisasi, walaupun dulu Syarikat Islam pernah menjadi partai politik, sekarang Ormas Syarikat Islam tidak berpihak kepada salah satu kekuatan politik. Syarikat Islam murni ormas yang melakukan perjuangan dakwah ekonomi Islam,” ujarnya.
Ia juga menyatakan dukungannya terhadap program-program Syarikat Islam Pusat, seperti peningkatan usaha masyarakat dan sosialisasi ke masjid-masjid agar masjid di Kota Bukittinggi dapat dijadikan pusat kehidupan masyarakat sebagaimana di masa Rasulullah. Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat penggerak ekonomi umat.
Ketua Dewan Cabang Dr. H. Eviandi, S.H., M.Hum., M.M. menyampaikan bahwa Syarikat Islam Bukittinggi akan menjalin kerja sama dengan lembaga-lembaga keuangan syariah untuk membantu umat. “Selain itu, secara bertahap kami juga akan mengirim tenaga untuk pelatihan sertifikasi halal yang telah diprogramkan Syarikat Islam Pusat,” katanya.
Sementara Sekretaris DPC Suharnel Dt. Basa, SE, MM., menegaskan pengurus DPC sepakat merumuskan langkah penjabaran program Syarikat Islam Pusat sesuai kondisi daerah. Program prioritas jangka pendek adalah mendaftarkan organisasi ke Kesbangpol Kota Bukittinggi serta menyiapkan kantor dan perangkat pendukung.
Ketua Harian Riyan Permana Putra, S.H., M.H., mengingatkan kembali keputusan rapat Majelis Tahkim/Kongres Nasional Luar Biasa di Jakarta pada 18–21 Juni 2010, yang menegaskan bahwa Syarikat Islam adalah ormas yang meninggalkan politik praktis. “Sesuai tujuan semula, Syarikat Islam yang lahir dengan nama Syarikat Dagang Islam kembali memfokuskan diri pada perbaikan moral dan agama masyarakat Indonesia,” terangnya.
Sebagai ormas tertua di Indonesia, Syarikat Islam yang pernah menapaki dunia politik praktis kini menegaskan komitmen untuk fokus pada dakwah, ekonomi, dan pemberdayaan umat.






