Oplus_131072



Agam — Direktorat Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polda Sumatera Barat bersama Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Sumatera Barat kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana. Kali ini, tim gabungan tersebut turun langsung menyalurkan bantuan ke Nagari Salareh Aia Timur, Koto Alam, serta sejumlah wilayah lain di Kecamatan Palembayan, Agam, yang mengalami dampak terparah akibat banjir bandang.
Bencana yang terjadi beberapa hari terakhir tersebut mengakibatkan puluhan rumah rusak, jalan tertimbun material lumpur, dan aktivitas masyarakat terhenti. Menyikapi kondisi itu, Direktorat Intelkam Polda Sumbar bersama SEMMI berinisiatif bergerak cepat guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.
Bantuan yang disalurkan meliputi bahan pokok, perlengkapan kebersihan, pakaian layak pakai, air mineral, serta kebutuhan mendesak lainnya. Tim gabungan juga menyempatkan diri melihat kondisi pemukiman warga yang masih dipenuhi lumpur dan material kayu akibat derasnya arus banjir bandang.
Perwakilan Direktorat Intelkam Polda Sumbar mengatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral kepolisian dalam membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah. “Kami hadir membawa bantuan sekaligus ingin memastikan kondisi masyarakat di lokasi bencana. Sinergi dengan SEMMI menunjukkan bahwa semua elemen bisa bersatu untuk kemanusiaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua SEMMI Sumatera Barat menyampaikan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan berbagai lembaga dalam upaya membantu percepatan pemulihan pascabencana. “Nagari Salareh Aia Timur, Koto Alam, dan wilayah lain di Palembayan membutuhkan uluran tangan. Kami bersama Polda Sumbar memastikan bantuan tersalurkan langsung ke warga yang membutuhkan,” jelasnya.
Kehadiran tim gabungan ini disambut haru oleh masyarakat. Banyak warga mengaku bantuan tersebut sangat berarti, terutama di tengah keterbatasan pasca banjir yang membuat sebagian besar kebutuhan hidup terganggu.
Penyaluran bantuan berlangsung hingga menjelang malam dengan menyasar titik-titik yang paling terdampak. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan di Nagari Salareh Aia Timur, Koto Alam, dan daerah lain yang terdampak bencana di Kecamatan Palembayan, Agam.






